Kamis, 20 Maret 2014

Indra Sjafri: Jangan Anggap Kami Seperti Musuh

Indra Sjafri, Pelatih kepala Timnas U-19 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pelatih tim nasional U-19 Indra mengutarakan kekecewaannya seusai tim asuhannya ditahan imbang tanpa gol oleh Mitra Kukar U-21 dalam laga ke-12 Tur Nusantara di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Senin (18/3). Indra kecewa bukan karena hasil, melainkan permainan kasar yang diperagakan Mitra Kukar.

Mitra Kukar sejak awal tampil menekan dan sukses membuat Evan Dimas dan kawan-kawan kesulitan mengalirkan bola. Namun Indra menilai, permainan pressing yang diterapkan Mitra Kukar tidak sehat.

"Ini sangat disayangkan karena mereka pressing dibarengi dengan menyikut, memukul, ataupun tekel keras. Kan berbahaya buat pemain. Mereka seperti tidak sadar bahwa yang dihadapi adalah tim nasional mereka sendiri," kata Indra Sjafri kepada Republika.

Akhirnya, Evan Dimas cs pun terpancing emosinya. Beberapa kali, para pemain seperti bek kiri Fatchurohman dan bek tengah Hansamu Yama membalas dengan melakukan pelanggaran. Pertandingan pun sering diwarnai adu mulut antarpemain.

Indra berharap situasi pertandingan seperti ini tidak terjadi lagi. Tim lawan harus memahami tujuan awal diadakannya Tur Nusantara. Tur Nusantara, tegas Indra, adalah program uji coba timnas U-19, bukan uji coba untuk klub lawan.

"Jangan perlakukan kami seperti musuh yang harus dikalahkan dengan segala cara. Jadilah mitra yang baik. Ini bukan berarti kami minta menang lho ya," ujar Indra.

Pelatih asal Sumatra Barat itu beranggapan bahwa ada motivasi khusus dari tim lawan untuk menjadi tim pertama yang mengalahkan timnas U-19 dalam Tur Nusantara. Seperti diketahui, timnas U-19 memang belum terkalahkan hingga laga ke-12 ini. Sayangnya, motivasi itu justru membuat pertandingan menjadi tidak sehat.

"Tim lawan perlu ingat. Ini adalah program tim nasional, tim yang akan mewakili nama baik Indonesia di Piala Asia 2014. Kalau lawan bermain kasar, kan berbahaya buat pemain," ujarnya.

Sumber : RepublikaOnline

Ini 24 Nama yang Diboyong Riedl ke Spanyol

 Pelatih Timnas Senior Alfred Riedl (dua kiri) memberikan instruksi kepada pemain saat latihan perdana di  Tangerang, Banten, Rabu (26/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional senior Indonesia akan melakoni tur Spanyol pada 22 Maret - 4 April mendatang. Pelatih timnas senior, Alfred Riedl membawa 24 pemain untuk melakoni tur tersebut. Riedl masih mengandalkan pemain veteran untuk memperkuat tim bentukannya.

Pelatih asal Austria itu memboyong para pemain lawas yang usianya sudah melebihi 30 tahun. Beberapa diantaranya adalah Firman Utina, Muhammad Ridwan, T.A Musafri, Choirul Huda dan I Made Wirawan.

Tur Spanyol ini merupakan salah satu program persiapan timnas menuju Piala AFF 2014. Di Spanyol, skuat Garuda akan melakoni tiga uji coba. Yakni melawan Andora pada 26 Maret, Kuba pada 29 Maret. Sedangkan satunya lagi melawan klub La Liga, Elche, pada 2 April. Semua pertandingan digelar di Stadion FC Alzira, di Cullera, Valencia.

"Program ini dipilih Alfred Riedl mengingat kecilnya kemungkinan menggelar laga uji coba terbuka di Jakarta pada kisaran Maret dan awal April karena bertepatan dengan agenda kampanye pemilu legislatif," demikian keterangan resmi Badan Tim Nasional melalui rilis kepada wartawan, Senin (17/3).

Sebelum berangkat ke Spanyol, timnas akan lebih dulu berkumpul dan menggelar latihan di Karawaci, Tanggerang pada 19 Maret. Timnas dijadwalkan bertolak dari Tanah Air pada 22 Maret.

Daftar 24 pemain timnas yang diboyong ke Spanyol:

Kiper: I Made Wirawan (Persib), Choirul Huda (Persela), Andritany Ardhiyasa (Persija).

Bek: Diego Michiels (Mitra Kukar), Novan Setya (Semen Padang), Achmad Jufriyanto (Persib), Ricardo Salampessy (Persebaya), Fakhrudin (Persepam), Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Supardi Natsir (Persib), M Roby.

Gelandang: Slamet Nurcahyo (Persepam), Amirul Mukminin (Barito), Rizky Pellu (Bandung Raya), Bayu Gatra (Putra Samarinda), Manahati Lestusen (Persebaya), Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Firman Utina (Persib), M Ridwan (Persib), Zulham Zamrun (Persela).

Striker : Tantan (Persib), TA Musafri (Bandung Raya), Greg Nwokolo (Persebaya), Ferdinand Sinaga (Persib)
 
Sumber : RepublikaOnline

Jumat, 21 Februari 2014

Timnas U-23 Hadapi Malaysia U-23 di Yogyakarta

Timnas U-23 Indonesia akan kembali menghadapi Malaysia U-23 pada uji coba di Yogyakarta, 5 Maret mendatang.

Timnas Indonesia U-23 dipastikan akan menghadapi Malaysia U-23 dalam laga uji coba internasional di Yogyakarta, 5 Maret 2014. Sekjen PSSI, Joko Driyono, memaparkan laga itu akan dirangkai dengan peresmian Monumen PSSI di Yogyakarta, yang diprakarsai oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

Joko menuturkan, untuk teknis peresmian Monumen PSSI sepenuhnya menjadi urusan Kemenpora. PSSI dalam hal ini hanya akan berkoordinasi dengan pihak Kemenpora mengenai hal tersebut.

"Sedangkan BTN fokus untuk laga friendly match-nya. Mengenai stadion dan jam kick-off nanti akan difinalisasi oleh football services di PSSI," ucap Joko.

Di samping itu, pria asal Ngawi ini menjelaskan pertandingan itu tidak akan berbenturan dengan waktu laga timnas senior saat menghadapi Arab Saudi di Dammam, 5 Maret nanti. Mengingat perbedaan waktu empat jam antara Indonesia dan Arab Saudi. Skuat Garuda pada laga itu dijadwalkan kick-off pada pukul 20.30 waktu setempat. Artinya, akan ditayangkan televisi di Indonesia pada pukul 00.30 WIB.
 
Sumber : GOAL.com

Kamis, 20 Februari 2014

Setelah ISL, RCTI Tayangkan Piala Asia AFC U-19 & AFF 2014


 
 
JAKARTA - Tahun 2014 ini Televisi kebanggan tanah air, RCTI ingin memanjakan para penonton setianya dengan menyiarkan program sepakbola unggulan yang bertajuk Sportacular 2014. Setelah menayangkan Indonesia Super League, RCTI juga akan menayangkan AFC Cup U-19 dan AFF Cup 2014.

RCTI ingin kembali mengulang kesuksesan penayangan kompetisi yang telah bergulir dan menjadi primadona di deretan program-program RCTI yaitu ISL yang telah bergulir 1 Februari lalu. Turnamen yang digelar hingga 15 November mendatang ini juga bisa disaksikan di MNC Media lainnya yaitu Global TV, MNC TV dan TV berbayar Indovision termasuk dua laga yang akan dijalani Timnas.

Turnamen AFC Cup atau Piala Asia untuk timnas U-19 sendiri RCTI akan ditayangkan penuh pada 9-23 Oktober mendatang. Sedangkan untuk Piala AFF yang dijalani timnas Senior, RCTI juga menayangkan secara ekslusif, yakni mulai 22 November -20 Desember 2014.

"MNC Group sangat sangat mendukung perkembangan sepakbola di Indonesia. Apapun itu kami akan mendukung PSSI. Untuk U-19 kami harap bisa menjadi Juara di AFC Oktober mendatang. Kami mohon dukungannya untuk ISL yang sedang bergulir serta kesuksesan AFC dan AFF," ujar Kanti Mirdiati, Managing Director RCTI saat jumpa media di Kebon Jeruk Jakarta, Rabu (19/2/2014).

"Kami akan ekslusif menyiarkan laga-laga bergengsi ini. Kami ingin membahas sesuatu yang lebih dalam. Kami ingin membuat acara-acara ini tidak hanya menghibur tapi edukatif," tambah Untung Pranoto Head of Production Division RCTI.

Selain itu, hadir dalam jumpa media Ketua Umum PSSI Prof. DR. Ir. Djohar Arifin Husin yang sangat mendukung penyiaran turnamen bergengsi ini oleh RCTI beserta MNC Media.

"Kami bangga dengan semangat RCTI yang terus menghadirkan program-program kompetisi sepakbola dalam dan luar negeri. Melalui kompetisi ini Timnas akan semakin bersemangat menampilkan penampilan terbaiknya demi membela Indonesia di ajang Internasional," tuturnya.

"Kami paling banyak mendapat uang dari hak siar TV dan tahun lalu kami surplus Rp10 M. Pendapatan terbesar dari hak siar TV, timnas sekitar Rp3 M. Kami lapor ke kongres dan dipantau kongres dan disetujui. Tapi di PSSI tidak ada korupsi atau apapun itu," tegas Djohar.
 
Sumber : OkeZone-BOLA

Daftar 28 Pemain Yang Dipanggil Pelatnas Awal Timnas Indonesia U23

Rizky Pellu kembali dipanggil ke timnas U-23.

Badan Tim Nasional (BTN) akhirnya merilis daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti pelatnas awal timnas Indonesia U-23 di Yogyakarta, 24 Februari-7 Maret 2014. Ada 28 pemain yang masuk dalam daftar panggil tim yang dilatih oleh Aji Santoso ini.

Menariknya, beberapa pemain yang dipanggil berasal dari klub-klub Divisi Utama. Mengingat, Aji sejauh ini hanya terlihat memantau para pemain yang berlaga di klub-klub Indonesia Super League (ISL).

Beberapa pemain yang berasal dari klub Divisi Utama adalah Muhammad Nizar Ashari, Fandi Ahmad (Perseba Super Bangkalan), David Aprelianto (PSMP Mojokerto Putra), Novrianto (PSPS Pekanbaru), Achmad Bachtiar, Dave Mustain (Persekap Pasuruan), serta Yulianto (PSS Sleman).

"Beberapa pemain yang dipantau belum bisa bergabung di TC perdana ini karena memperkuat timnas senior dalam laga tandang di Arab Saudi, 5 Maret mendatang," tulis BTN, dalam rilis resmi mereka kepada wartawan hari ini.

Seperti diketahui, timnas U-23 akan dipersiapkan untuk Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, 18 September-4 Oktober 2014.


Berikut 28 pemain yang dipanggil ke timnas U-23 :

Kiper :

Dimas Galih Pratama (Persijap Jepara)
Aji Saka (Persepam Madura United)
Yogi Triana (Persita Tangerang)
Teguh Amiruddin (Perseru Serui)

Bek :

Dany Saputra (Persija Jakarta)
Muhammad Nizar Ashari (Perseba Super Bangkalan)
Mokhamad Syaifudin (Pelita Bandung Raya)
David Aprelianto (PSMP Mojokerto Putra)
Vava Mario Yagalo (Persebaya Surabaya)
Novrianto (PSPS Pekanbaru)
Achmad Bachtiar (Persekap Pasuruan)
Syahrizal (Persija Jakarta)

Tengah :

Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (Pelita Bandung Raya)
Rasyid Assyahid Bakri (PSM Makassar)
Loudry Meilana Setiawan (Putra Samarinda)
Novri Setiawan (Persebaya Surabaya)
Yulianto (PSS Sleman)
Fandi Eko Utomo (Persebaya Surabaya)
Tonny Roy Ayomi (Perseru Serui)
Dave Mustain (Persekap Pasuruan)
Bayu Gatra Sanggiawan (Putra Samarinda)
Rizki Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta)
Hendra Adi Bayauw (Semen Padang FC)
Hafid Ibrahim (Sriwijaya FC Palembang)

Depan :

Agung Supriyanto (Persija Jakarta)
Fandi Ahmad (Perseba Super Bangkalan)
Rizky Dwi Ramadhana (Sriwijaya FC Palembang)
Aldaier Makatindu (Putra Samarinda)

Sumber : GOAL.com

Senin, 17 Februari 2014

Daftar 30 Pemain Timnas Indonesia Versus Arab Saudi


 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pelatih Timnas Senior Alfred Riedl menyiapkan 30 pemain untuk persiapan laga away Pra Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, 5 Maret 2014 nanti di Dammam, Saudi Arabia. Dari 30 nama tersebut, 23 pemain akan masuk TC pada 25 Februari di Lapangan SPH Karawachi. Sedangkan tujuh nama lainnya stand by on call.

"tujuh pemain stand by, apabila dari 23 ada yang tidak bisa berangkat, mungkin cedera atau yang lain. Prioritas yang berangkat 23 nama itu," kata Riedl.

Berikut nama-nama pemain Timnas Senior :
1.Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta)
2.I Made Wirawan(Persib Bandung)
3.Kurnia Meiga Hermansyah (Arema Indonesia)
4.Diego Robbie Michiels (Mitra Kukar)
5.Novan Setya Sasongko (Semen Padang)
6.Achmad Jufriyanto (Persib)
7.Hamka Hamzah (PKNS Selangor)
8.Muhamad Roby (Putra Samarinda)
9.Victor Chukwuekezie Igbonefo (Arema Indonesia)
10.Alfin Ismail Tuasalamony (Persebaya Surabaya)
11.Zulkifli Syukur (Mitra Kukar)
12.Ferdinan Alfred Sinaga(Persib Bandung)
13.Irsyad Maulana (Arema Indonesia)
14.Ahmad Bustomi (Arema Indonesia)
15.Firman Utina (Persib Bandung)
16.Imanuel Wanggai (Persipura Jayapura)
17.I Gede Sukadana (Arema Indonesia)
18.Manahati Lestusen (Persebaya Surabaya)
19.Raphael Guillermo Eduardo Maitimo (Mitra Kukar)
20.Muhammad Ridwan (Persib Bandung)
21.Zulham Malik Zamrun (Mitra Kukar)
22.Alfaro Gonzales Cristian (Arema Indonesia)
23.Greg Nwokolo (Persebaya Surabaya)

Stand By Players :
24.Choirul Huda (Persela Lamongan)
25.Ruben Karel Sanadi (Persipura Jayapura)
26.Hasim Kipuw (Persebaya Surabaya)
27.Tantan (Persib Bandung)
28.Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (Pelita Bandung Raya)
29.Bayu Gatra Sanggiawan (Putra Samarinda)
30.Samsul Arif Munip (Arema Indonesia)


Sumber : RepublikaOnline

Cristian Gonzales Menangis Kembali ke Timnas Indonesia


Cristian Gonzales merasa sangat berbahagia dipanggil kembali ke Timnas Indonesia oleh pelatih Alfred Riedl. Bahkan, penyerang naturalisasi berkarakter keras ini menangis ketika mengetahui bahwa dirinya akan memperkuat Timnas Indonesia lagi setelah kurang lebih dua tahun absen. Hal itu dikatakan oleh istri Cristian Gonzales, Eva Siregar.

“Begitu tahu dia (Cristian Gonzales) dipanggil lagi (ke Timnas Indonesia), pipinya merah dan matanya berkaca-kaca. Semua anaknya diciumi,” ungkap Eva Siregar, belum lama ini.

“Dia sangat bersyukur. Dia sangat berterima kasih kepada Alfred Riedl. Tekad bulat untuk membela timnas akhirnya terkabulkan,” lanjutnya.

Eva Siregar juga menilai bahwa dari semua pelatih yang pernah menukangi Timnas Indonesia, hanya Alfred Riedl yang mengerti kemampuan Cristian Gonzales. Sepeninggal Alfred Riedl di tahun 2011, pemain Arema ini memang tidak lagi dipanggil ke Timnas Indonesia lagi.

Alfred Riedl adalah pelatih yang memberi kesempatan kepada penyerang Arema itu untuk menjalani debutnya di tim Garuda, dan Alfred Riedl pula yang mengembalikan Cristian Gonzales sebagai penyerang utama Timnas Indonesia meskipun usianya sudah menginjak 37 tahun.

“Dua tahun tidak dipanggil, dia tidak habis pikir. Mungkin Allah baru sekarang membuka jalannya Cristian. Cuma dia (Alfred Riedl) yang tahu profesionalisme dan kemampuan Cristian Gonzales,” tutur Eva Siregar.

“Dia sempat deg-degan karena waktu era Jacksen (F. Tiago) dia mental (terdepak) lagi,” pungkasnya.


Sumber : SidomiNews